Analisis Perak Naik Ditengah Harapan De-eskalasi dan Prospek Inflasi yang Lebih Rendah - Data Pasar 2026-03-31

Analisis Perak Naik Ditengah Harapan De-eskalasi dan Prospek Inflasi yang Lebih Rendah - Data Pasar 2026-03-31

Perak Naik Ditengah Harapan De-eskalasi dan Prospek Inflasi yang Lebih Rendah

Harga Perak (XAG/USD) melonjak pada hari Selasa (31/3) dan diperdagangkan sekitar $73,70, naik 5,14% dalam sehari.
Logam mulia ini mendapat manfaat dari pelemahan Dolar AS (USD) dan optimisme Pasar yang kembali terbangun setelah laporan yang menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump bersedia mengakhiri kampanye militer terhadap Iran meskipun Selat Hormuz tetap sebagian besar tertutup.
Menurut laporan Wall Street Journal, Donald Trump memberi tahu para pembantunya bahwa ia terbuka untuk mengejar resolusi diplomatik dengan Iran. Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat Pemerintah AS percaya bahwa memaksa pembukaan kembali Selat Hormuz akan memerlukan perpanjangan operasi militer jauh melampaui perkiraan awal yang memperkirakan durasi empat hingga enam minggu.
Secara teori, meredanya ketegangan geopolitik biasanya akan mengurangi permintaan untuk aset safe-haven seperti Perak.
Namun, logam putih ini justru menunjukkan performa yang lebih baik karena Pasar mengharapkan bahwa gencatan senjata di Timur Tengah dapat menurunkan harga Minyak, yang membantu meredakan ekspektasi inflasi global.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.