
RBA Minggu Depan Naik Bunga? AUD/USD Jadi Taruhan
AUD/USD melemah setelah naik tiga hari beruntun, dan di sesi Asia Jumat ini diperdagangkan di sekitar 0,7030. Pasar merespons data PPI Australia yang naik 3,5% (YoY) pada kuartal IV 2025—sama persis seperti kuartal sebelumnya. Karena tidak ada kejutan dari data ini, dorongan buat AUD jadi terasa “kurang bensin”.
Meski begitu, peluang AUD menguat lagi masih terbuka karena inflasi Australia yang lebih tinggi dari perkiraan awal pekan ini. Data itu membuat Pasar makin yakin RBA bisa menaikkan suku bunga secepat minggu depan. Saat ini, ekspektasi Pasar mengarah ke peluang di atas 70% untuk kenaikan 25 bps dari 3,6%, dengan proyeksi suku bunga bisa ke 3,85% pada Mei dan mendekati 4,10% sekitar September.
Dari sisi global, AS ikut menambah bumbu volatilitas. Departemen Keuangan AS menyoroti pentingnya China membiarkan RMB menguat sejalan dengan fundamental karena surplus eksternal China yang besar, sementara Bloomberg melaporkan Trump akan mengumumkan kandidat pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed pada Jumat pagi. Trump juga memberi sinyal ingin pemangkasan suku bunga saat ada tanda perlambatan pertumbuhan—yang bisa mengubah arah Dolar dan ikut mempengaruhi AUD/USD. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.