Analisis Emas & Perak Melonjak Ke Rekor Ditengah Tensi Greenland - Data Pasar 2026-01-19

Analisis Emas & Perak Melonjak Ke Rekor Ditengah Tensi Greenland - Data Pasar 2026-01-19

Emas & Perak Melonjak Ke Rekor Ditengah Tensi Greenland

Emas dan Perak melonjak ke rekor tertinggi setelah dorongan Presiden AS Donald Trump yang semakin agresif untuk mengambil alih Greenland memicu ketakutan akan perang dagang yang merusak antara Amerika Serikat dan Eropa.
Emas spot naik hingga 2,1% mendekati $4.700 per ons, sementara Perak melonjak hingga 4,4%. Agresivitas Trump menekan Dolar dan meningkatkan permintaan terhadap aset-aset lindung nilai (safe haven). AS akan memberlakukan Tarif terhadap delapan negara Eropa—termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris—yang menentang rencana akuisisi Greenland.
Tarif 10% akan mulai berlaku pada 1 Februari dan naik menjadi 25% pada Juni. Para pemimpin Eropa membahas sejumlah opsi respons, termasuk Tarif balasan terhadap €93 miliar ($108 miliar) barang AS, menurut orang-orang yang memahami pembicaraan tersebut.
“Kami terus-menerus mengalami provokasi baru, kami terus-menerus mengalami antagonisme baru yang dicari Presiden Trump, dan di sini kami, orang-orang Eropa, harus menegaskan bahwa batasnya sudah tercapai,” kata Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil pada Senin di Berlin, berdampingan dengan mitranya dari Prancis Roland Lescure.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mungkin akan meminta aktivasi instrumen anti-koersi (anti-coercion instrument/ACI) milik Uni Eropa, lapor Bloomberg. ACI merupakan alat retaliasi paling kuat milik blok tersebut, yang memungkinkan Uni Eropa menerapkan berbagai langkah sebagai respons terhadap tindakan perdagangan yang bersifat memaksa.
Ancaman Tarif AS terkait Greenland “mengingatkan pada pola pemerasan ala mafia,” kata Peter Mallin-Jones, analis di Peel Hunt LLP. “Dampak pada logam mulia tampak sebagai reaksi terhadap pergeseran keluar dari aset-aset berbasis Dolar AS serta potensi dampak inflasi dari perang dagang antara AS dan Uni Eropa—belum lagi efek mendinginkan terhadap aktivitas ekonomi.”
Logam mulia telah reli tajam tahun ini, melanjutkan kenaikan besar pada 2025, setelah AS menangkap pemimpin Venezuela dan kemudian menggandakan ancamannya untuk mengambil Greenland. Pemerintahan Trump juga kembali melancarkan serangan terhadap Federal Reserve, memperkuat kekhawatiran soal independensi bank sentral dan mendorong “debasement trade”, yakni strategi investor menghindari mata uang dan Obligasi Pemerintah karena kekhawatiran terhadap tingkat utang.
Ketegangan yang dipicu isu Greenland ini berbeda dari Tarif “Liberation Day” tahun lalu karena “menunjukkan retakan geopolitik yang lebih dalam,” kata Charu Chanana, kepala strategi investasi di Saxo Markets, Singapura. “Menggunakan ancaman Tarif di dalam aliansi adalah semacam guncangan kepercayaan yang bisa meninggalkan premi risiko yang lebih ‘lengket’,” ujarnya, merujuk pada NATO.
Rotasi yang lebih luas ke kompleks logam, dipimpin investor di China, menambah dorongan bagi reli Emas dan Perak. Kepemilikan Emas oleh ETF (exchange-traded funds) melonjak lebih dari 28 ton minggu lalu, kenaikan terbesar sejak September, dan telah bertambah dalam tujuh dari delapan minggu terakhir.
Banyak analis memperkirakan kenaikan tajam ini akan berlanjut. Citigroup Inc. pekan lalu memproyeksikan Emas akan mencapai $5.000 dalam tiga bulan, dan Perak bisa menyentuh $100 per ons.
Emas spot naik 1,6% menjadi $4.668,46 per ons pada pukul 10:01 pagi di London, dan sebelumnya sempat menyentuh puncak $4.690,59. Perak naik 3,3% menjadi $93,0744, dan sebelumnya menyentuh $94,1213. Platinum menguat dan paladium naik tipis. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2%.(yds)
Sumber: Bloomberg

Analisis Mendalam Pasar Emas

Pergerakan harga Emas dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal. Berikut analisis komprehensif untuk memahami dinamika Pasar Emas terkini.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Emas

  • Kebijakan Moneter Global: suku bunga bank sentral utama seperti The Fed mempengaruhi daya tarik Emas sebagai safe-haven asset.
  • Geopolitical Tensions: Ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan Emas sebagai aset pelindung.
  • Inflasi dan Data Ekonomi: Laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi sentimen investor terhadap Emas.
  • Nilai US Dollar: Hubungan invers antara dollar AS dan harga Emas tetap menjadi faktor kunci.

Analisis Teknikal Emas

Berdasarkan data dari platform analisis terkemuka, pola teknikal menunjukkan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek dan menengah. Support dan resistance level kunci perlu dipantau untuk menentukan entry point yang optimal.

Strategi Trading Emas

Untuk trader dan investor, penting untuk memiliki strategi yang jelas dalam trading Emas. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:

  • Position Trading berdasarkan trend jangka panjang
  • Swing Trading memanfaatkan fluktuasi harga menengah
  • Hedging terhadap portofolio investasi

Outlook dan Rekomendasi

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental dan sinyal teknikal, outlook Pasar Emas menunjukkan potensi continued volatility dengan bias positif dalam jangka menengah. Disarankan untuk selalu update dengan analisis terbaru dari sumber terpercaya.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.