Perak Naik Saat Dolar Melemah
Perak naik mendekati $29 per ons, mendekati level tertinggi dalam satu minggu karena Dolar melemah akibat data Pasar tenaga kerja…
Dolar Terus Melemah karena Pedagang Menunggu Data Pekerjaan AS
Pengukur Dolar terus melemah di Asia karena para pedagang menunggu data non-farm payrolls AS untuk menentukan besarnya pemangkasan suku bunga…
WTI Bertahan di Bawah $70,00 di Tengah Kekhawatiran Permintaan
West Texas Intermediate (WTI), acuan Minyak mentah AS, diperdagangkan sekitar $69,75 pada hari Jumat. Harga WTI bergerak turun ke level…
Harga Minyak Mendekati Titik Terendah dalam 14 Bulan
Harga Minyak mentah WTI ditutup pada $69,1 per barel pada hari Kamis (5/9), mendekati titik terendah dalam 14 bulan, ditengah…
Emas Naik seiring Investor Mengantisipasi Pemangkasan Suku Bunga Fed yang Sangat Besar
Harga Emas naik mendekati level tertinggi dalam satu minggu pada hari Kamis (5/9), di balik melemahnya Dolar AS dan imbal…
Pound Naik di Atas 1,3150 Jelang Serangkaian Data AS
Poundsterling (GBP) naik di atas 1,3150 terhadap Dolar AS (USD) pada sesi London hari Kamis (5/9). Pasangan GBP/USD bertujuan untuk…
Berjuang Hentikan Kerugian Jelang Data Payroll, Dolar Merosot
Dolar AS merosot pada hari Kamis (5/9), yang berjuang untuk menemukan pijakan pasca data ekonomi yang lemah meningkatkan ekspektasi pemotongan…
Minyak Naik Tipis karena OPEC+ Mungkin Tunda Kenaikan Pasokan
Harga Minyak naik tipis setelah anjlok ke level terendah beberapa bulan sebelumnya karena produsen utama mungkin menunda peningkatan produksi yang…
Emas Naik Saat Pasar Mencermati Data Penggajian AS
Emas naik tipis, karena Pasar mencermati data tenaga kerja AS minggu ini untuk mendapatkan petunjuk tentang seberapa agresif siklus pemangkasan…
Perak Bertahan di Bawah $28,50 Saat Pedagang Bersiap untuk Data PMI AS
Harga Perak (XAG/USD) diperdagangkan dengan bias bearish ringan mendekati $28,25 pada hari Kamis selama awal sesi Asia. Pemulihan moderat Dolar…