
Dolar AS Menuju Pelemahan Mingguan
Dolar AS melemah seiring meredanya ekspektasi Pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Indeks Dolar DXY turun 0,1% ke level 100,748 dan masih berada di jalur pelemahan mingguan setelah laporan tenaga kerja AS pada Kamis keluar mengecewakan.
CEO sekaligus asset manager DHF Capital, Bas Kooijman, menilai Dolar masih berpotensi menutup pekan ini di zona negatif. Ke depan, pelaku Pasar akan mencermati data ISM Services PMI, risalah rapat FOMC, dan klaim pengangguran mingguan untuk mencari petunjuk lanjutan mengenai arah kebijakan moneter The Fed.
Selain data ekonomi, perkembangan pembicaraan Amerika Serikat dan Iran juga menjadi perhatian. Jika negosiasi menunjukkan kemajuan, permintaan terhadap Dolar sebagai aset safe haven dapat melemah dan menambah tekanan pada greenback. Namun, jika pembicaraan mengalami hambatan, Dolar berpeluang kembali mendapat dukungan dari sentimen kehati-hatian Pasar.(yds)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.