
Dolar Tergelincir, Yen “Ngegas” Lagi—Pasar Nunggu Data AS dan Manuver China
Dolar AS jatuh tajam pada Selasa, tepat saat Pasar bersiap menghadapi rangkaian data ekonomi penting yang bisa menentukan arah suku bunga ke depan. Di saat yang sama, yen Jepang masih kuat setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang sempat memicu gejolak di Pasar mata uang.
Poundsterling cenderung stabil di awal sesi Asia setelah pergerakan yang cukup liar sehari sebelumnya. Investor masih menimbang tekanan politik yang membayangi PM Inggris Keir Starmer, sekaligus spekulasi bahwa penurunan suku bunga di Inggris bisa berlanjut. Sterling terakhir berada di sekitar $1,3682, setelah naik 0,6% pada sesi sebelumnya.
Yen diperdagangkan di sekitar 155,85 per Dolar, mempertahankan Penguatan setelah semalam naik 0,8%. Dukungan yen juga datang dari “peringatan lisan” pejabat Jepang yang memberi sinyal mereka terus mengawasi Pasar, terutama setelah yen sempat melemah sesaat usai kemenangan Takaichi.
Meski begitu, sejumlah analis menilai Penguatan yen bisa saja hanya sementara. Fokus Pasar akan segera mengarah ke kebijakan fiskal pemerintahan Takaichi—kalau belanja Pemerintah makin agresif, yen berisiko kembali tertekan. Bahkan ada proyeksi USD/JPY bisa menuju 164 di akhir tahun. Sejumlah pengamat juga menilai agar penurunan USD/JPY lebih “awet”, Pasar butuh sinyal fiskal yang tidak terlalu longgar dan sikap Bank of Japan yang lebih tegas (lebih hawkish).
Di sisi lain, euro sedikit melemah ke sekitar $1,19 setelah lonjakan tajam pada Senin, sementara indeks Dolar merosot mendekati level terendah sepekan. Tekanan pada Dolar disebut ikut dipicu laporan media bahwa China mendorong bank-bank domestik untuk mendiversifikasi kepemilikan dari Obligasi Pemerintah AS, yang membuat pelaku Pasar makin hati-hati terhadap aset berbasis Dolar. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.