
Minyak Turun, Gedung Putih Koreksi Klaim Pengawalan Tanker di Hormuz
Harga Minyak jatuh pada Selasa (10/3), bahkan setelah Menteri Energi AS Chris Wright sempat mengklaim di media sosial bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker melintasi Selat Hormuz. Gedung Putih kemudian membantah pernyataan tersebut, dengan Juru Bicara Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan bahwa “Angkatan Laut AS belum mengawal tanker atau kapal pada saat ini.”
Minyak mentah AS (WTI) ditutup turun 11,94% ke US$83,45 per barel, sementara Brent turun 11,28% dan menetap di US$87,80. Harga disebut sempat turun lebih dari 17% segera setelah unggahan Wright, sebelum kemudian stabil. Leavitt mengatakan ia mengetahui unggahan tersebut dan bahwa unggahan itu “cukup cepat” dihapus, namun ia belum sempat berbicara langsung dengan Wright.
Wright sebelumnya menulis bahwa Angkatan Laut AS “berhasil mengawal” tanker Minyak melalui Selat Hormuz untuk memastikan Minyak tetap mengalir ke Pasar global. Namun pernyataan itu muncul di tengah gangguan besar pada lalu lintas di selat tersebut, karena pengirim Minyak khawatir terhadap serangan Iran dan memilih menahan kapal di area jangkar.
Selat Hormuz merupakan jalur kritikal bagi perdagangan energi, dengan sekitar 20% konsumsi petroleum global diekspor melalui jalur sempit itu sebelum perang. Presiden Donald Trump pada Senin juga memperingatkan Iran akan dihantam “dua puluh kali lebih keras” jika mencoba menghentikan aliran Minyak melalui selat tersebut, menambah dimensi geopolitik yang tetap menjadi penggerak utama volatilitas harga.(yds)
Sumber: Newsmaker.id
Analisis Komprehensif Pasar Minyak
Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.
Faktor Penentu Harga Minyak
- Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
- Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
- Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
- Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.