
Dolar Goyah Dekat Terendah, Pasar Waspada “Risiko Besar”
Dolar AS masih goyah pada Kamis (29/1) dan bertahan dekat level terendah beberapa tahun, karena Pasar menilai risiko dari kebijakan ekonomi dan manuver geopolitik AS makin menumpuk. Komentar penenang dari Gedung Putih dan sebagian pejabat Eropa memang sempat meredam kepanikan, tapi belum cukup untuk mengubah sentimen besar: investor masih waspada, terutama setelah aksi jual Dolar yang tajam di awal pekan.
Dari sisi moneter, Federal Reserve memberi nada yang lebih “tenang” soal Pasar tenaga kerja dan risiko inflasi. Pesan yang ditangkap Pasar: suku bunga bisa ditahan lebih lama. Jerome Powell juga memberi sinyal tidak terburu-buru memangkas bunga lagi, bahkan ada ekonom yang menilai siklus penurunan suku bunga bisa saja sudah selesai. Sejumlah proyeksi ekstrem muncul—ada yang melihat langkah berikutnya justru kenaikan suku bunga, bukan pemangkasan.
Di Eropa, euro yang sempat menembus $1,20 ikut “ngebut” karena Dolar melemah, namun kemudian sedikit turun ke sekitar $1,1980 setelah pejabat ECB mengingatkan Penguatan euro yang terlalu cepat bisa menekan inflasi (efek deflasi). Meski begitu, ECB menilai kebijakan saat ini sudah “di posisi yang baik” dan suku bunga kemungkinan bertahan cukup lama. Pasar bahkan masih mem-price suku bunga stabil hingga awal 2027.
Walau tekanan jual Dolar tidak sebrutal awal pekan, greenback tetap tertinggal terhadap mata uang utama. Dolar melemah terhadap franc Swiss mendekati level terendah 11 tahun, sementara pound bertahan dekat puncak 4,5 tahun. Dolar Australia ikut menguat ke puncak 3 tahun, ditopang spekulasi kenaikan suku bunga di dalam negeri.
Di Asia, yen mendapat napas karena Dolar melemah, sementara isu terbesar yang terus menghantui adalah independensi The Fed—Pasar menilai ini bisa jadi faktor penentu apakah Dolar masih mampu mempertahankan “status dominannya” ke depan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.