
Euro Tertahan! EUR/USD Berjuang Lepas dari Tekanan Jelang Akhir Pekan
Pasangan EUR/USD bertahan setelah tiga hari berturut-turut melemah, dan diperdagangkan di sekitar 1,1610 pada sesi Asia hari Jumat(16/1). Meski tekanan jual mulai mereda, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di level 35, yang menunjukkan momentum masih cenderung lemah dan berpihak pada penurunan. Ini menandakan Pasar belum sepenuhnya keluar dari tekanan bearish.
Secara teknikal, grafik harian menunjukkan EUR/USD masih berada di bawah EMA 9 hari dan EMA 50 hari, yang menegaskan tren bearish masih dominan. Rata-rata pergerakan jangka pendek juga berada di bawah rata-rata jangka menengah, sehingga potensi rebound masih terbatas. Selama harga belum mampu menembus area ini, tekanan ke bawah tetap menjadi risiko utama.
Dari sisi support, penurunan dapat menguji level 1,1589, yang merupakan titik terendah enam minggu. Jika level ini ditembus, EUR/USD berpotensi melanjutkan pelemahan menuju 1,1468, level terendah sejak Agustus 2025. Sebaliknya, jika terjadi pemulihan, pasangan ini perlu menembus resistensi di 1,1648 dan 1,1673. Penembusan yang kuat bisa membuka jalan menuju 1,1808 hingga 1,1918, level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
analisis fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.